Rabu, 26 September 2018

Meningkatkan kedisiplinan Siswa-Siswi

Absensi Fingerprint             



         Penggunaan sidik jari untuk absensi siswa bisa menjadi solusi cara absensi yang lebih baik. yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan dan meningkatkan kinerja di Sekolah. Tugas akhir dengan judul Aplikasi Absensi Siswa Menggunakan Sidik Jari di SMA N 9 Manado ini bertujuan untuk memperbaiki sistem absensi yang dilakukan dengan cara manual. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan menggunakan bahasa pemprograman VB. Net dan menggunakan mesin fingerprint sebagai alat untuk merekan sidik jari. Dari hasil implementasi aplikasi ini dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini memberikan manfaat menghindariterjadinya manipulasi data,menghemat waktu dalam melakukan absensi.

       Penggunaan sidik jari untuk absensi siswa bisa menjadi solusi cara absensi yang lebih baik karna dengan sidik jari tidak ada lagi siswa yang menitip absen, Sidik jari telah terbukti cukup aman dan nyaman bila di bandingkan dengan sistem pengenalan identitas manusia lainnya seperti bentuk wajah, warna, suara dan retina mata. Sidik jari manusia sedemikian uniknya sehingga tidak adaseorangpun yang memiliki sidik jari yang identic dengan orang lain, meskipun antara saudara kembar, oleh karena itu perlu adanya sistem absensi sidik jari yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi pada masalah absensi maupun daftar kehadiran.



 A.Sistem Absensi

          Sistem absensi yang merupakan sebuah system yang di gunakan untuk mencatat daftar kehadiran setiap anggota instansi tersebut.Sistem absensi mencatat identitas anggota instansi dan waktu keluar-masuk anggotanya.sistem absensi juga mempunyai kemapuan untuk memberikan laporan yang akurat. Oleh karena itu kebanyakan sekolah memanfaatkan daftar kehadiran siswa untuk menentukan kehadiran siswa tersebut selain itu,daftar kehadiran juga dapat memberikan informasi seberapa produktif sekolah itu dengan siswa yang di milikinya. Teknologi fingerprint adalah alat untuk memudahkan para Siswa dalam melakukan absensi dan juga menghindari adanya manipulasi data absensi yang sangat mudah dilakukan apabila absensi masih dilakukan secara manual.Siswa melakukan absensi melalu mesin fingerprint. Dari mesin fingerprint data sidik jari siswa akan dikirim ke database melalui jaringan Local Area Network (LAN) dan ditamplkan kedalam aplikasi.
B.Penerapan Absensi

              Untuk melakukan absensi siswa meletakkan jaritangan yang telah terdaftar pada sensor yang terdapat dalam mesin fingerprint. Apabila sidik jari tidak ditemukan dalam database maka absensi dinyatakan gagal. Sebaliknya proses absensi dinyatakan berhasilpada gambar 4 proses melakukan absensi gagal, apabila gagal, sebaliknya pada gambar 5 proses absensi yang berhasil akan di gambarkan dengan tanda centang dan tertera Id dan nama siswa yang melakukan absensi.Apabila menggunakan lebih dari satu fingerprint maka nama fingerprint harus dibuat berbeda
 C. Kesimpulan
        Berdasarkan dari hasil analisa dan pembahasan, telah dikembangkan aplikasi absensi siswa menggunakan sidik jari di SMA N 9 Manado. Kemampuan yang di miliki aplikasi ini adalah dengan menggunakan sistem absensi yang menggunakan sidik jari, proses absensi menjadi lebih efisien sehingga pengolahan data kehadiran siswa dapat dilakukan dengan mudah.Faktor authentifikasi dan identifikasi data kehadiran siswa terjaga dengan baik karna dilakukan dengan menggunakan sidik jari dan di simpan pada penyimpanan data digital.Nilai yang diperoleh dari perekaman sidik jari menentukankualitas rekaman sidik jari,semakin tinggi nilainya semakin mudah pembacaan sidik jari.Sistem absensi yang baru menggunakan fingerprint lebih menghemat waktu dalam melakukan absensi.
 www.schoolmantic.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar